UFC 6: Guillotine Moses Hentikan Wrestler

Pertarungan kedua di mode Career EA SPORTS UFC 6 menghadirkan duel yang jauh lebih sulit dari laga debut. Moses harus menghadapi petarung bertipe wrestler dengan postur tinggi 198 cm yang ternyata memiliki kemampuan striking berbahaya. Meski sempat kalah dalam pertukaran pukulan dan beberapa kali berada di ambang kekalahan, Moses berhasil mengamankan kemenangan lewat submission dramatis pada penghujung ronde ketiga.

ultimategame.id

Ringkasan Pertandingan

Fakta Utama

  • Event: UFC Career Mode
  • Divisi: Heavyweight
  • Durasi: 3 ronde
  • Lawan: Wrestler dengan tinggi 6’6″
  • Hasil: Submission (Guillotine Choke)
  • Waktu Penyelesaian: 4:40 ronde ketiga
  • Rekor Moses: 2-0 dengan dua kemenangan finis

Persiapan Sebelum Pertarungan

Sebelum masuk ke Octagon, Moses memperoleh 135 poin pengembangan atribut. Strategi yang dipilih cukup unik karena seluruh fokus diarahkan pada kemampuan bertahan.

Prioritas Upgrade

  1. Cardio dimaksimalkan hingga lima bintang.
  2. Recovery ditingkatkan hingga maksimal.
  3. Sisa poin dialokasikan ke Health.
  4. Fokus utama adalah meningkatkan daya tahan terhadap pukulan keras lawan.

Keputusan tersebut terbukti tepat karena sepanjang laga Moses menerima banyak pukulan bersih tetapi tetap mampu bertahan.

Ronde Pertama: Striking Lawan Jadi Ancaman

Meski dikenal sebagai wrestler, lawan justru tampil agresif dalam duel berdiri.

Momen Penting Ronde 1

  • Uppercut beberapa kali mengenai target.
  • Overhand keras terus dilancarkan.
  • Lawan menunjukkan head movement yang baik.
  • Moses mulai menemukan celah lewat left hook dan head kick.

Sementara itu, beberapa percobaan guillotine choke masih gagal karena lawan mampu melakukan escape dengan sangat cepat.

Catatan Teknis

  • Timing blok transisi menjadi faktor penting.
  • Guillotine level awal terasa lambat.
  • Lawan berhasil mematahkan beberapa upaya submission.

Flow State Tidak Memberikan Dampak Besar

Saat memasuki pertengahan laga, lawan mengaktifkan fitur Flow State yang menjadi salah satu mekanisme baru dalam UFC 6.

Namun momentum tersebut tidak dimanfaatkan secara maksimal.

Poin penting:

  • Moses bermain lebih sabar.
  • Tidak terpancing bertukar serangan.
  • Flow State berakhir tanpa menghasilkan kerusakan berarti.

Guillotine Mulai Berkembang

Meski belum menghasilkan kemenangan, usaha Moses membuahkan hasil penting.

Hasil Positif

  1. Guillotine berhasil naik ke Level 2.
  2. Kecepatan submission meningkat.
  3. Potensi damage submission bertambah.
  4. Peluang finis di ronde berikutnya semakin besar.

Ronde Kedua: Head Kick Jadi Senjata Utama

Memasuki ronde kedua, Moses mulai lebih percaya diri dalam duel berdiri.

Serangan Paling Efektif

  • Head kick berulang kali mengenai sasaran.
  • Left hook terus menghasilkan damage.
  • Wajah lawan mulai menunjukkan tanda-tanda memar.

Di sisi lain, lawan tetap mencoba membawa pertarungan ke bawah.

Menariknya, justru di area grappling Moses terlihat lebih nyaman. Wrestler tersebut tidak mampu memberikan ancaman serius ketika berada di ground game.

Ronde Ketiga: Drama Dimulai

Ronde terakhir menjadi ujian terbesar sepanjang karier Moses sejauh ini.

Situasi yang Terjadi

  • Stamina mulai menurun drastis.
  • Moses beberapa kali terkena pukulan keras.
  • Lawan tampil lebih dominan dalam striking.
  • Risiko kalah angka mulai terlihat nyata.

Meski demikian, Moses tetap mencari peluang submission setiap kali pertarungan masuk ke bawah.

Dua Guillotine Belum Cukup

Pada pertengahan ronde ketiga, Moses berhasil mengunci guillotine dengan posisi yang sangat baik.

Banyak yang mengira pertarungan akan berakhir saat itu.

Namun lawan tetap bertahan.

Mengapa Belum Berhasil?

  • Damage submission sebelumnya belum cukup besar.
  • Stamina Moses sudah menurun.
  • Lawan masih memiliki kemampuan bertahan yang baik.

Momen tersebut menjadi salah satu titik paling menegangkan dalam pertandingan.

Submission Penentu di Detik Terakhir

Saat waktu tersisa kurang dari satu menit, Moses kembali mendapat kesempatan.

Lawan melakukan takedown yang justru membuka peluang submission.

Kali ini pendekatannya berbeda.

Kunci Kemenangan

  1. Tidak menunggu terlalu lama.
  2. Langsung mengunci guillotine.
  3. Memanfaatkan stamina lawan yang mulai habis.
  4. Menekan submission tanpa memberi ruang escape.

Strategi tersebut akhirnya berhasil.

Lawan menyerah dan wasit menghentikan pertandingan pada menit 4:40 ronde ketiga.

Statistik yang Menarik

Walaupun menang, Moses sebenarnya kalah dalam banyak aspek striking.

Fakta Setelah Pertandingan

  • Lawan mendaratkan lebih banyak pukulan.
  • Moses beberapa kali berada dalam kondisi tertekan.
  • Submission menjadi pembeda utama.
  • Rekor meningkat menjadi 2-0 dengan dua kemenangan finis.

Dampak untuk Career Mode

Kemenangan ini memberi beberapa keuntungan penting:

  1. Guillotine naik menjadi Level 3.
  2. Reversal meningkat ke Level 3.
  3. Pengalaman grappling bertambah.
  4. Fondasi kuat untuk menghadapi lawan yang lebih berat di masa depan.

Persaingan EA SPORTS FC Makin Sengit, Siapa Raja Sepak Bola Virtual?

Pertarungan ini membuktikan bahwa kemenangan tidak selalu ditentukan oleh jumlah pukulan yang mendarat. Moses memang kalah dalam duel striking, tetapi ketahanan fisik, strategi bertahan, dan kemampuan submission menjadi pembeda. Saat peluang terakhir datang, ia mampu memanfaatkannya dengan sempurna melalui guillotine choke yang memastikan kemenangan dramatis sekaligus mempertahankan rekor tak terkalahkan di awal karier UFC.

Baca berita game dan esports terbaru lainnya di ultimategame.id.