ultimategame.id – Indonesia kembali mencatatkan prestasi membanggakan di panggung esports internasional. Tim Indonesia berhasil memborong tiga medali emas dan dua medali perunggu pada ajang Audition Grand E-Sports Vietnam 2026, sekaligus memastikan diri sebagai juara umum turnamen yang berlangsung di My Dinh Indoor Athletics Arena, Hanoi, Vietnam, pada 11–12 Juli 2026.
Keberhasilan ini menjadi salah satu pencapaian terbesar Indonesia di cabang esports rhythm game. Para atlet Tanah Air mampu mengungguli peserta dari berbagai negara kuat seperti Vietnam, Filipina, Thailand, Chinese Taipei, dan Tiongkok.

Indonesia Kembali Mengharumkan Nama Bangsa
Turnamen Audition Grand E-Sports Vietnam 2026 menghadirkan persaingan sengit dari negara-negara yang selama ini dikenal memiliki komunitas game rhythm yang besar. Namun, tim Indonesia tampil sangat meyakinkan sejak babak penyisihan hingga partai puncak.
Indonesia menurunkan empat atlet terbaiknya, yaitu:
- Fadli Sahid Hermansyah (ID_BLCKPEARL)
- Sultan Ageng (ID_Priest)
- July Thamrin (ID_Ashe)
- Yesabel Cacay Araley (ID_Belphy)
Keempat pemain tersebut menunjukkan konsistensi dan mental juara sepanjang kompetisi berlangsung.
Prestasi ini juga menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya kuat di cabang esports populer seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, atau Valorant, tetapi juga mampu bersaing di kategori non-mainstream seperti rhythm game.
Tiga Medali Emas dan Dua Perunggu
Kontingen Indonesia mengakhiri turnamen dengan total lima medali.
Medali Emas
- Men’s Singles: Fadli Sahid Hermansyah (ID_BLCKPEARL)
- Women’s Singles: July Thamrin (ID_Ashe)
- Mixed Double: Sultan Ageng (ID_Priest) dan July Thamrin (ID_Ashe)
Medali Perunggu
- Men’s Singles: Sultan Ageng (ID_Priest)
- Mixed Double: Fadli Sahid Hermansyah (ID_BLCKPEARL) dan Yesabel Cacay Araley (ID_Belphy)
Tiga medali emas tersebut cukup untuk mengantarkan Indonesia menjadi juara umum dan mengungguli negara-negara pesaing yang sebelumnya diprediksi menjadi favorit.
Perjalanan Dramatis Menuju Partai Final
Perjalanan Indonesia menuju gelar juara tidak berlangsung mudah. Para atlet harus menghadapi pemain-pemain terbaik dari Vietnam dan Tiongkok yang dikenal memiliki pengalaman panjang di kompetisi Audition internasional.
Pada nomor tunggal putra, Fadli Sahid Hermansyah menunjukkan permainan yang sangat stabil. Ia mampu menjaga ritme permainan dan tampil konsisten pada setiap ronde hingga akhirnya merebut medali emas.
Di sektor tunggal putri, July Thamrin juga tampil impresif. Ia sukses melewati berbagai pertandingan ketat sebelum akhirnya berdiri di podium tertinggi.
Sementara itu, nomor ganda campuran menghadirkan momen yang paling menegangkan. Pasangan Sultan Ageng dan July Thamrin menunjukkan chemistry luar biasa dan berhasil mengatasi tekanan dari lawan-lawannya hingga meraih medali emas.
Dominasi Indonesia sepanjang turnamen menjadi bukti bahwa para atlet telah melakukan persiapan matang sebelum berangkat ke Hanoi.
Fadli dan July Jadi Bintang Turnamen
Dua nama yang paling bersinar pada turnamen kali ini adalah Fadli Sahid Hermansyah dan July Thamrin.
Fadli berhasil membawa pulang medali emas pada nomor Men’s Singles dan menambah koleksi medali perunggu di nomor Mixed Double. Penampilannya yang tenang dan akurat membuatnya menjadi salah satu pemain paling menonjol sepanjang kompetisi.
Sementara itu, July Thamrin tampil luar biasa dengan menyumbangkan dua medali emas sekaligus, yakni di nomor Women’s Singles dan Mixed Double.
Pencapaian tersebut menjadikan July sebagai salah satu atlet paling sukses pada Audition Grand E-Sports Vietnam 2026.
Dukungan Penuh dari PT Megaxus Infotech
Kesuksesan tim Indonesia tidak lepas dari dukungan PT Megaxus Infotech selaku publisher resmi Audition AyoDance Indonesia.
Selama bertahun-tahun, Megaxus terus membangun ekosistem kompetitif bagi komunitas AyoDance di Indonesia melalui berbagai turnamen nasional, pembinaan pemain, hingga pemberangkatan atlet ke ajang internasional.
Dalam pernyataan resminya, pihak Megaxus menyampaikan apresiasi atas kerja keras para atlet yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di Vietnam.
Perusahaan juga menegaskan bahwa prestasi ini menjadi bukti bahwa atlet Indonesia memiliki kualitas untuk bersaing di tingkat dunia apabila mendapatkan dukungan dan pembinaan yang tepat.
Audition Grand E-Sports dan Popularitas Rhythm Game
Audition Grand E-Sports merupakan salah satu turnamen internasional paling bergengsi untuk komunitas game rhythm. Kompetisi ini mempertemukan para pemain terbaik dari berbagai negara Asia yang memiliki basis pemain Audition cukup besar.
Meski tidak sepopuler esports kategori MOBA atau battle royale, rhythm game memiliki komunitas yang loyal dan kompetitif.
Indonesia sendiri termasuk salah satu negara dengan jumlah pemain AyoDance terbesar di Asia Tenggara. Karena itu, keberhasilan di Hanoi menjadi pencapaian yang sangat berarti bagi perkembangan komunitas tersebut.
Selain itu, prestasi ini juga menunjukkan bahwa cabang esports non-mainstream tetap memiliki potensi besar untuk berkembang dan menghasilkan atlet berprestasi.
Arti Penting Gelar Juara bagi Esports Indonesia
Gelar juara umum di Vietnam membawa makna besar bagi perkembangan esports Indonesia.
Pertama, prestasi ini membuktikan bahwa Indonesia memiliki talenta yang mampu bersaing di berbagai disiplin esports.
Kedua, keberhasilan ini memperluas pandangan masyarakat terhadap esports. Selama ini perhatian publik lebih banyak tertuju pada game populer, padahal masih banyak cabang lain yang juga mampu mengharumkan nama bangsa.
Ketiga, kemenangan ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk menekuni esports secara serius dan profesional.
Prestasi di Hanoi sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan esports terbesar di Asia Tenggara.
Artikel Terkait:
Dota 2 EWC 2026 Resmi Bergulir, Tim-Tim Elite Dunia Siap Berebut Gelar
Apa Itu Arena Dunia Game Online? Panduan untuk Pemula
Masa Depan Cerah Atlet Audition Indonesia
Keberhasilan meraih tiga medali emas membuka peluang besar bagi atlet Indonesia untuk tampil di lebih banyak turnamen internasional pada masa mendatang.
Komunitas AyoDance Indonesia juga diperkirakan akan semakin berkembang seiring meningkatnya perhatian publik terhadap prestasi ini.
Selain itu, dukungan dari publisher, komunitas, dan industri esports nasional diharapkan mampu melahirkan lebih banyak pemain berbakat yang dapat melanjutkan tradisi prestasi Indonesia di kancah internasional.
Keberhasilan Tim Indonesia di Audition Grand E-Sports Vietnam 2026 menjadi bukti nyata bahwa perkembangan esports Indonesia semakin kompetitif dan merata di berbagai cabang permainan. Tiga medali emas dan status juara umum bukan hanya sekadar pencapaian prestisius, tetapi juga simbol bahwa Indonesia mampu bersaing dan menjadi yang terbaik di panggung esports dunia.















