Sandbox Masih Jadi Genre Terlaris di Steam

Sandbox

Genre Sandbox masih jadi raja di Steam berdasarkan hasil studi terbaru yang melihat performa berbagai kategori game di platform tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa kebebasan bermain, eksplorasi, dan replayability masih menjadi daya tarik utama bagi gamer PC. Untuk mengikuti berita game, tren Steam, dan informasi gaming terbaru lainnya, pembaca juga dapat mengunjungi Ultimategame.id.

Temuan tersebut berasal dari The Steam Revenue Report yang disusun oleh platform penemuan game We Love It. Laporan itu menganalisis hampir 100 ribu game berbayar di Steam untuk melihat pola pendapatan, harga, hingga performa berbagai genre.

Studi Menganalisis Hampir 100 Ribu Game Steam

Sandbox Masih Jadi Genre Terlaris di Steam

Laporan We Love It mencakup 99.127 game berbayar yang memiliki harga dan setidaknya satu ulasan. Berdasarkan metode perhitungan yang digunakan, seluruh game tersebut diperkirakan menghasilkan pendapatan kotor sekitar US$129,5 miliar sepanjang masa.

Jumlah tersebut tentu menunjukkan betapa besarnya ekosistem Steam. Namun, laporan juga memperlihatkan bahwa pendapatan tidak tersebar secara merata. Sebagian kecil game menguasai bagian sangat besar dari keseluruhan pemasukan di platform tersebut.

Menariknya, ketika data dibagi berdasarkan genre, Sandbox muncul sebagai salah satu kategori dengan performa paling konsisten.

Sandbox Punya Tingkat Kesuksesan Tinggi

Salah satu indikator yang digunakan laporan tersebut adalah hit rate. Angka ini menunjukkan persentase game dalam sebuah genre yang mampu memperoleh estimasi pendapatan seumur hidup setidaknya US$100.000.

Untuk kategori Sandbox, tingkat keberhasilannya mencapai sekitar 27,4 persen. Angka tersebut membuatnya berada di posisi sangat kuat dibandingkan banyak genre populer lainnya.

Sebagai perbandingan, game FPS berbayar berada di kisaran 21,8 persen, sedangkan RPG sekitar 19,5 persen. Action RPG juga berada di kisaran 19 persen.

Dengan kata lain, bukan hanya beberapa game Sandbox besar yang menghasilkan uang. Secara keseluruhan, genre tersebut memiliki peluang relatif tinggi untuk melahirkan game dengan performa komersial yang solid.

Bukan Cuma Game Besar yang Mendominasi

Hal menarik lain dari hasil studi soal genre Sandbox adalah tingginya median pendapatan.

Median menjadi indikator penting karena tidak terlalu terpengaruh oleh satu atau dua game raksasa. Jika sebuah genre mempunyai median tinggi, lebih banyak judul di dalam kategori tersebut cenderung menghasilkan performa yang cukup baik.

Sandbox juga tampil kuat ketika laporan membandingkan 10 persen game berpendapatan tertinggi di masing-masing genre. Untuk kategori ini, FPS mampu memberikan persaingan ketat, sementara Action RPG, RPG, dan racing juga masuk dalam kelompok yang menghasilkan game-game besar.

Namun, Sandbox terlihat lebih seimbang antara median, potensi game besar, dan tingkat keberhasilan keseluruhan.

Mengapa Game Sandbox Tetap Banyak Diminati?

Popularitas Sandbox sebenarnya cukup mudah dipahami dari sisi pemain. Genre ini tidak selalu memaksa pemain mengikuti satu jalur permainan.

Pemain biasanya mendapatkan kebebasan untuk menjelajah, membangun, mengumpulkan sumber daya, bereksperimen, atau bahkan membuat tujuan bermain sendiri.

Karakter seperti ini membuat satu game dapat memberikan pengalaman yang berbeda kepada setiap pemain. Seseorang mungkin menghabiskan waktunya membangun sesuatu, sementara pemain lain lebih tertarik menjelajah atau mencoba mekanisme permainan yang tersedia.

Kebebasan tersebut akhirnya menciptakan waktu bermain yang panjang.

Replayability Menjadi Kekuatan Utama

Game dengan cerita linear umumnya memiliki titik akhir yang jelas. Setelah cerita utama selesai, sebagian pemain mungkin tidak memiliki alasan kuat untuk kembali.

Sandbox mempunyai pola berbeda.

Selama sistem permainan mampu menghasilkan aktivitas baru, pemain dapat terus menemukan hal yang ingin dilakukan. Bahkan tanpa penambahan cerita besar, kreativitas pemain sendiri dapat menjadi sumber konten.

Kondisi tersebut membuat faktor replayability menjadi salah satu keunggulan Sandbox.

Terlebih lagi, beberapa game menyediakan dukungan mod, sistem pembangunan, simulasi, generasi dunia prosedural, serta konten buatan komunitas. Kombinasi ini bisa membuat usia sebuah game jauh lebih panjang.

Steam Cocok untuk Pertumbuhan Game Sandbox

Steam sendiri menyediakan lingkungan yang cukup mendukung jenis game seperti ini.

Kehadiran Steam Workshop pada game tertentu memungkinkan komunitas membuat dan membagikan mod. Selain itu, sistem Early Access memberi developer kesempatan mengembangkan game sambil menerima umpan balik langsung dari pemain.

Model tersebut cocok dengan Sandbox yang biasanya terus berkembang setelah peluncuran awal.

Developer dapat menambahkan item, sistem pembangunan, peta, mekanisme baru, hingga berbagai aktivitas tambahan secara bertahap.

Akibatnya, pemain lama memiliki alasan untuk kembali, sementara update baru dapat menarik pengguna yang sebelumnya belum membeli game tersebut.

Genre Lain Tetap Punya Pasarnya Sendiri

Walaupun Sandbox menunjukkan performa kuat, laporan tersebut tidak berarti semua developer sebaiknya langsung membuat game Sandbox.

Genre lain juga mempunyai keunggulannya masing-masing.

Visual novel, simulation, RPG, horror, dan point-and-click termasuk kategori yang menunjukkan median pendapatan menarik. Sementara itu, FPS mampu menghasilkan performa yang sangat tinggi pada kelompok game teratas.

Sebaliknya, platformer berada di sisi yang lebih berat dalam analisis tersebut. Data menunjukkan genre berkaitan dengan platformer cenderung menghasilkan pendapatan lebih rendah dibandingkan kategori yang berada di posisi teratas.

Namun, jumlah game yang dirilis dalam setiap genre juga berbeda. Karena itu, tingkat persaingan tetap harus menjadi pertimbangan.

Angka Pendapatan Bukan Data Resmi Valve

Ada satu catatan penting dalam membaca penelitian ini.

Angka pendapatan dalam laporan bukan laporan penjualan resmi dari Valve maupun developer. Peneliti menggunakan metode yang dikenal sebagai Boxleiter, yakni memperkirakan jumlah penjualan berdasarkan jumlah ulasan pemain.

Perkiraan tersebut kemudian dikombinasikan dengan harga game untuk menghasilkan estimasi pendapatan.

We Love It menggunakan pengali sekitar 35 kali sebagai perhitungan standar, sambil menyediakan skenario berbeda karena rasio pembeli yang memberikan ulasan bisa berbeda pada setiap game.

Karena itu, data lebih tepat digunakan untuk melihat pola dan tren pasar, bukan sebagai laporan keuangan pasti suatu judul.

Pasar Steam Sangat Kompetitif

Studi tersebut juga memberikan gambaran bahwa menerbitkan game di Steam tidak otomatis menjamin kesuksesan.

Median estimasi pendapatan seumur hidup untuk keseluruhan game berbayar yang dianalisis hanya sekitar US$3.631. Bahkan, 1 persen game teratas diperkirakan menguasai sekitar 84,5 persen dari seluruh pendapatan yang dihitung dalam laporan.

Artinya, persaingan di Steam tetap sangat berat.

Genre yang populer memang dapat membantu sebuah produk menemukan pasar, tetapi kualitas, pemasaran, komunitas, harga, serta kemampuan developer mempertahankan pemain tetap memiliki peran besar.

Genre Sandbox Masih Menjadi Pilihan Kuat di Steam

Pada akhirnya, hasil studi soal genre Sandbox masih menjadi game paling laris di Steam memperlihatkan satu pola menarik: pemain masih menghargai kebebasan dalam menentukan cara mereka menikmati sebuah permainan.

Sandbox tidak hanya berpeluang melahirkan game dengan pendapatan besar. Berdasarkan data yang dianalisis, genre tersebut juga mempunyai tingkat keberhasilan dan median pendapatan yang relatif kuat.

Temuan ini tidak berarti membuat game Sandbox otomatis membawa kesuksesan. Namun, fleksibilitas permainan, replayability, dukungan komunitas, dan potensi pengembangan jangka panjang membuat genre tersebut tetap relevan.

Selama pemain masih tertarik membangun dunia, menjelajah tanpa batas, dan menciptakan pengalaman mereka sendiri, Sandbox tampaknya masih akan menjadi salah satu genre yang sulit digeser dari pasar game PC.